Document and Contract Assistant
Enam prompt yang mengubah bahasa hukum yang berbelit jadi bahasa sehari-hari dan membantumu membalas. Tempel perjanjian sewa, offer letter, surat penolakan, atau polis asuransi, lalu dapatkan ringkasan pasal demi pasal, pemindaian tanda bahaya, definisi dalam bahasa sederhana, serta surat balasan dan keberatan yang siap kirim — setiap baris dibangun hanya dari kata-kata yang kamu tempel, tidak pernah dikarang. Pack ini alat bantu belajar dan draf pertama, bukan nasihat hukum, dan Claude bukan pengacara: ia tidak punya izin praktik, tidak tahu situasimu secara utuh, bisa salah, dan hukum berbeda di tiap negara serta bisa berubah. Pakai untuk memahami dokumenmu dan keluar dari kebuntuan, lalu verifikasi apa pun yang penting — terutama yang punya tenggat atau taruhannya tinggi, seperti pengadilan, pengosongan tempat tinggal, PHK, visa, masalah pidana, atau uang dalam jumlah besar — ke pengacara setempat yang berkompeten atau instansi yang berwenang. Apa yang kamu tanda tangani atau kirim adalah tanggung jawabmu.
Yang bisa kamu lakukan
Ubah kontrak, formulir, dan surat yang membingungkan jadi bahasa sehari-hari — ringkasan pasal demi pasal, pemindaian tanda bahaya, penerjemah istilah hukum, serta surat balasan dan keberatan yang siap kirim — setiap baris dibangun hanya dari kata-kata yang kamu tempel, tidak pernah dikarang.
Sekali beli. Salin prompt mana pun kapan saja kamu butuh.
Lagi menyusun bundle? Tambah pack lain dan hemat hingga 15%.
Pakai sebelum kamu menandatangani apa pun — perjanjian sewa, tawaran kerja, pinjaman, langganan. Tempel dokumen lengkapnya, sebutkan kamu berencana tanda tangan atau keluar, dan di mana kamu berada. Kamu dapat gambaran supaya bisa membaca dokumenmu sendiri dengan mata terbuka — bukan vonis ya/tidak.
Contoh · Input
Perjanjian sewa rumah 1 tahun di Jakarta Selatan, Rp4.000.000/bulan dibayar di muka setahun, deposit satu bulan — aku mau tanda tangan.
Contoh · Output
Ringkasan satu baris, tabel kewajiban KAMU vs MEREKA yang merujuk setiap pasal, blok Uang (sewa, deposit, denda telat, pemicu kenaikan), tanggal dan masa kunci, cara perjanjian berakhir dan apa yang hangus, 3–5 poin blak-blakan tentang apa yang benar-benar kamu sanggupi, dan daftar hal yang tidak disebut di perjanjian.
Pakai saat kamu butuh sesuatu secara tertulis yang benar-benar ditindaklanjuti — pengembalian deposit, tagihan yang salah, pengunduran diri, permohonan resmi. Tempel faktanya dan nomor referensi yang ada, sebutkan tujuan dan negaramu. Kamu dapat versi pertama yang sopan dan surat susulan yang lebih tegas.
Contoh · Input
Pemilik kos belum mengembalikan deposit Rp2.000.000 padahal sudah 40 hari sejak aku pindah; di perjanjian tertulis 30 hari.
Contoh · Output
Dua surat siap kirim (permohonan sopan + susulan yang lebih tegas) dengan baris Perihal, fakta bertanggal, satu permintaan yang jelas, dan tenggat — plus checklist bukti yang perlu dilampirkan dan satu baris cara mengirimnya.
Jalankan di kontrak apa pun sebelum kamu tanda tangan — sewa, tawaran kerja, perjanjian vendor, pinjaman. Tempel teks lengkapnya. Prompt ini menandai pasal berisiko sebagai Tinggi/Sedang/Rendah, mengutip masing-masing, dan memberi tahu perlindungan standar yang kelihatannya tidak ada.
Contoh · Input
Teks lengkap kontrak vendor SaaS dengan perpanjangan otomatis dan klausul arbitrase.
Contoh · Output
Tabel berperingkat — nama pasal, kutipan persis, arti sederhananya, kenapa bisa merugikanmu, pilihanmu — lalu daftar 'perlindungan yang kelihatannya tidak ada' dan satu baris penilaian umum seperti 'ini condong menguntungkan vendor.'
Pakai saat bank, asuransi, operator seluler, kantor pemerintah, kampus, atau rumah sakit mengabaikanmu dan kamu perlu naik lewat jalur yang tepat. Tempel apa yang terjadi, tujuanmu, dan negaramu. Prompt ini memilih jalurnya dulu, baru menulis suratnya.
Contoh · Input
Asuransi menolak klaim rawat inap Rp15.000.000 tanpa alasan yang jelas; dua kali follow-up diabaikan. Indonesia.
Contoh · Output
Jalur eskalasi untuk negaramu (pengaduan internal → OJK → LAPS SJK), lalu surat dengan nomor referensi, kronologi, penyelesaian persis yang kamu minta, tenggat, nama lembaga berikutnya yang akan kamu tuju, dan saran pengiriman serta penyimpanan bukti.
Pakai untuk melawan satu 'tidak' yang spesifik — klaim asuransi yang ditolak, visa, pinjaman, pendaftaran kampus, atau bantuan yang ditolak, sanksi akademik, PHK, denda, atau klaim garansi yang ditolak. Tempel surat penolakan aslinya supaya alasan mereka bisa ditarik keluar dan dijawab satu per satu.
Contoh · Input
Surat penolakan visa Schengen dengan alasan 'bukti dana tidak mencukupi' — padahal aku punya rekening koran enam bulan.
Contoh · Output
Alasan yang mereka nyatakan ditarik keluar dan didaftar ulang, surat yang menyebut keputusan persisnya dan membantah setiap alasan dengan buktimu, penyelesaian dan tenggat yang diminta, plus checklist bukti untuk memperkuat bandingmu.
Pakai saat sebuah dokumen secara teknis ditulis dalam bahasamu tapi kamu tetap tidak paham. Tempel seluruhnya, atau tempel satu kalimat yang membingungkan dengan 'sederhanakan ini'. Setiap istilah dijelaskan berdasarkan fungsinya di dokumenmu sendiri, bukan dari kamus umum.
Contoh · Input
Satu paragraf dari perjanjian kredit yang penuh istilah 'wanprestasi', 'tanggung renteng', dan 'force majeure'.
Contoh · Output
Tabel per istilah (istilah → arti sederhana → artinya di dokumen INI), pemisahan istilah wajib paham vs. bahasa standar, istilah yang bergantung pada negara ditandai, versi sederhana dari kalimat paling padat, dan ringkasan 'kalau kamu cuma paham 3 hal'.