Smart Travel Planner
Enam prompt mengubah satu kota dan rentang tanggal jadi rencana yang siap kamu bawa keluar rumah — rute yang dikelompokkan per kawasan supaya kamu tidak bolak-balik menyeberangi kota, strategi berburu tiket (pesawat beli lebih awal, hotel belakangan), kuliner yang benar-benar lokal sesuai pola makan dan budget-mu, daftar bawaan berdasarkan prakiraan cuaca asli, lembar darurat satu halaman, dan kamus frasa lengkap dengan kartu alergi yang tinggal ditunjukkan. Jujur soal batasannya: Claude tidak bisa memesan apa pun, dan informasinya soal jam buka, harga, event, dan aturan visa bisa saja sudah basi — jadi setiap prompt memberimu draf yang cerdas, lalu mengarahkanmu untuk memverifikasi bagian yang cepat berubah secara langsung dengan pencarian web aktif. Dibuat untuk cara orang di sini bepergian: mata uangmu sendiri, filter halal dan vegetarian, nomor darurat yang benar untuk negara tujuan (tidak di semua negara nomornya 911), serta colokan listrik dan kedutaan yang tepat untuk paspormu. Anggap ini draf pertama yang disiapkan dengan sangat matang, bukan bukti booking.
Yang bisa kamu lakukan
Masukkan kota tujuan dan tanggalmu, lalu dapatkan rute yang dikelompokkan per kawasan, rencana berburu tiket pesawat dan hotel, kuliner lokal yang bukan jebakan turis, daftar bawaan sesuai cuaca, lembar darurat satu halaman, dan kamus frasa saku.
Sekali beli. Salin prompt mana pun kapan saja kamu butuh.
Lagi menyusun bundle? Tambah pack lain dan hemat hingga 15%.
Mulai dari sini. Sebutkan kota dan tanggalmu, lalu setiap hari dikelompokkan ke satu atau dua kawasan supaya kamu tidak bolak-balik menyeberangi kota, lengkap dengan cara berpindah antartempat dan waktu cadangan. Jalankan prompt Kuliner sesudahnya untuk mengisi slot makan.
Contoh · Input
Kyoto, 3 hari di bulan April. 2 orang dewasa, santai, budget menengah dalam Rupiah. Kami suka kuil dan kuliner, makanannya harus halal.
Contoh · Output
Per hari: label "kawasan hari ini", tabel Jam | Tempat | Kenapa | Durasi | cara ke tempat berikutnya + ongkos, slot makan siang dan makan malam, satu baris kalau-telat / kalau-lebih-cepat, dan daftar yang perlu dicek sebelum berangkat.
Claude tidak bisa mencari harga tiket secara live atau memesan — prompt ini memberi tahu KAPAN harus beli (tiket pesawat lebih awal, hotel sering belakangan) dan BAGAIMANA mencarinya supaya kamu tidak kemahalan. Nyalakan web search dan jalankan bersamaan dengan harga nyata hari ini.
Contoh · Input
Jakarta ke Bangkok, pertengahan Maret, 2 orang dewasa, budget menengah dalam Rupiah.
Contoh · Output
Waktu beli yang tepat untuk tiket pesawat dan untuk hotel, tabel kisaran harga kasar (hemat / menengah / nyaman, ditandai "cek harga live"), 2–3 area menginap yang sesuai dengan rutemu, dan checklist pencarian langkah demi langkah.
Jalankan setelah rute supaya bisa mengikuti kawasan-kawasanmu. Prompt ini memberi daftar pendek per area yang disaring sesuai pola makan dan budget, dimulai dari menunya, dengan tanda-tanda jebakan turis sudah diperhitungkan — plus bagian jajanan kaki lima yang aman.
Contoh · Input
Area-area dari rute Seoul-ku, harus halal, budget menengah dalam Rupiah.
Contoh · Output
Dikelompokkan per area: Nama (atau jenis tempat + di mana mencarinya) | Kawasan | Menu yang dipesan | Kisaran harga | Cocok untuk halal/vegetarian/alergi | kenapa ini lokal, bukan jebakan — dengan setiap nama ditandai "pastikan masih buka".
Sebutkan tujuan, tanggal, dan apa yang akan kamu lakukan; prompt ini menyusun daftar centang berdasarkan iklim yang sebenarnya — bukan daftar generik — dengan bagian dokumen & uang, adaptor yang tepat, dan baris sebelum-berangkat. Nyalakan web search untuk memastikan prakiraan cuaca dan aturan visamu.
Contoh · Input
Tokyo, 7 malam di bulan Desember. 2 orang dewasa + 1 anak (6 tahun). Jalan-jalan kota + taman hiburan. Naik maskapai budget.
Contoh · Output
Daftar centang per bagian (Dokumen & Uang, Pakaian dengan jumlahnya, Perlengkapan Mandi & Obat, Elektronik & Adaptor, Tas harian, Ekstra khusus tujuan), baris sebelum-berangkat, dan pembagian bawaan kabin vs bagasi.
Isi sekali lalu simpan offline. Prompt ini menyusun kartu darurat satu halaman (nomor lokal yang benar, kedutaanmu, nomor blokir kartu), alur kalau paspor atau dompet hilang, daftar modus penipuan di tujuanmu, dan Plan B untuk hari hujan. Cek setiap nomor di situs resmi dulu.
Contoh · Input
Bangkok, 5 hari, 2 orang dewasa, paspor Indonesia, kartu BCA + Mandiri.
Contoh · Output
Kartu darurat yang tinggal diisi, alur bernomor untuk paspor hilang dan dompet hilang, daftar modus penipuan beserta cara menghadapinya, checklist persiapan sekarang, dan blok Plan B dengan titik kumpul.
Sebutkan negara dan alergimu; prompt ini memberi ~20 frasa paling berguna dengan cara baca yang gampang diucapkan (bukan IPA) dan aksara aslinya, plus kartu alergi berbingkai yang bisa kamu tunjukkan. Cek ulang frasa medis apa pun sebelum mengandalkannya.
Contoh · Input
Jepang, 2 orang dewasa, alergi kacang tanah yang serius, paling nyaman membaca bahasa Indonesia, mau bisa pesan makanan sendiri.
Contoh · Output
Tabel 3 kolom (bahasa Indonesia | aksara asli | cara baca) per kategori, kartu alergi berbingkai dalam bahasa Jepang untuk ditunjukkan, angka + "minta bill-nya", frasa untuk situasi pilihanmu, dan satu tips pelafalan.